cerita dari ruang kamar

cerita dari ruang kamar

Super Youth 2: Tribute to Scandinavian Music

dengan 5 komentar

Scandinavian music

Sebuah acara super dari band-band indie yang juga SUPER! Sebuah tribute to Scandinavian music yang sangat indah. Saya sangat menikmati setiap band yang tampil pada malam itu, sungguh seperti menyaksikan band-band dari Scandinavian yang menyempatkan diri untuk manggung di Indonesia. Saya tidak berlebihan, hampir semua orang yang datang pasti akan setuju dengan pendapat saya.  Berikut pendapat seorang teman yang ikut datang pada acara ini:

Sebuah acara dengan konsep ‘small gig with low budget’ yang menghadirkan band-band yang mempersembahkan musik-musik dari negara-negara skandinavia macam Swedia, Islandia, Finlandia, Norwegia, dan Denmark. Namun dengan konsep di atas ternyata acara ini mampu menyedot penonton yang begitu banyak. Berbagai kalangan menghadiri acara ini, terutama anak-anak muda yang terdiri dari para akademisi, peselancar dunia maya, pengutak-atik radio, peraba wanita, tengkulak, hingga hedon-hedon labil (meminjam istilah seorang teman); semua datang ke FX Music untuk satu tujuan: mencuci mata. Tidak, maksud saya menikmati dan mengapresiasi musik.

Kesan saya sendiri setelah datang pada acara ini adalah ternyata sangat banyak (Ya! Sangat banyak!) band-band indie yang sangat berbakat, berkualitas, menghibur, you name it. Memang setiap penampilan band yang manggung pada acara ini meng-cover lagu dari band-band asal Scandinavian seperti MEW, SIGUR RÓS, CLUB 8, THE CARDIGANS, SONDRE LERCHE, SAYBIA, JENS LEKMAN, KINGS OF CONVENIENCE, LE FUTUR POMPISTE, THE RADIO DEPT.IMMANU EL, KOMMODE, PG.LOST, ROYKSOPP, dan ROXETTE. Ada yang membawakan seperti aslinya, ada yang meng-aransemen sesuai dengan style musik bandnya, dan ada pula yang grogi karena hanya tampil sendirian saja diatas panggung. What a great show!

The Firm yang berpura-pura menjadi Jens Lekman bermain cukup baik malam itu. Suara vokalis yang sangat berat memang hampir seperti Jens Lekman. Ada juga Simetri Lipat yang berperan sebagai Mew, yang membuat sebagian besar penonton khususnya ABG maju ke depan panggung. Lalu Sparkle Afternoon menyeruak membawakan musik instrumental/postrock dari pg.lost, penampilan yang dahsyat. Band postrock Indonesia yang mempunyai 2 personel wanita. Cukup jarang saya mendengar ada wanita yang menyukai musik-musik postrock. Dan musik mereka sangat depresi sekali, distorsi gitar yang kental dengan sentuhan alat musik perkusi (saya tidak tahu namanya) menciptakan suasana ambient yang gelap. Salut kepada mereka!

Selanjutnya The Telegraph Reverb berpura-pura seperti The Radio Dept. Saya sendiri kurang begitu suka penampilan mereka karena agak monoton. Ke-3 personel yang terdiri dari 2 keybordis (atau apapun itu namanya, yang jelas mereka menggunakan keyboard dan laptop) dan 1 orang gitaris kurang begitu komunikatif, bahkan diantara sesama mereka. Nice try. Penampilan selanjutnya dari Folkaholic malam itu yang berperan sebagai Immanu El memang sangat berkualitas. Salah satu band postrock Indonesia yang tidak kalah dengan band-band postrock dari luar negeri. Orgasme yang intens, mungkin itulah yang dirasakan beberapa orang yang menonton mereka bermain.

Setelah Folkaholic, Funny Little Dream didaulat ke atas panggung sebagai duo dari Swedia, Club 8. Cukup menghibur. Saya sendiri lebih memilih mereka membawakan lagu mereka sendiri daripada lagu  dari Club 8. Musik mereka seperti Camera Obscura. Berikutnya Bonchie And Her Littletrees juga tak kalah menariknya membawakan repertoar The Cardigans. Saya sendiri tidak terlalu memperhatikan mereka karena saya tidak terlalu suka The Cardigans.

Ada lagi Flyafter naik sebagai duo yang baru saja datang ke Indonesia, Kings Of Convenience. Saya suka musiknya, tapi tidak suka dengan groupiesnya yang sangat sangat berisik, tipikal anak dugem Jakarta. Setiap lagu selalu ada teriakan histeris, ditambah mereka masih sempat-sempatnya berfoto didekat panggung. What the fuck??? Lo mau nonton apa mau numpang eksis doang??? Ya sudahlah, yang penting penampilan Flyafter tidak seperti kelakuan para groupiesnya. Lalu ada Vuje yang membawakan lagu-lagu lawas dari Roxette. Entah kenapa saya sangat memperhatikan penampilan vokalisnya, yang menurut saya sangat jauh diatas penyanyi Indonesian Idol. Suaranya menghipnotis saya untuk tidak mengalihkan pandangan dari dia. Sungguh!

Dan yang paling saya tunggu malam itu adalah penampilan dari L’alphalpha yang meng-cover lagu-lagu Sigur Ros. Saya yakin semua penonton disitu menunggu penampilan mereka, kecuali ya tentu saja para groupiesnya Flyafter yang langsung turun ke lantai 2 untuk dugem begitu Flyafter selesai manggung. Diliat dari setlist panggungnya yang cukup ribet, saya yakin penampilan mereka tidak mengecawakan. Dan memang saja, headliner malam itu adalah mereka! mereka membawakan Vaka yang syahdu, lalu Olsen-Olsen yang megah, dilanjutkan dengan lagu mereka sendiri yang diselipi hook dari Hopippola dan akhirnya menutupnya dengan Festival. Klimaks! Sebenarnya masih ada Denging yang akan tampil membawakan repertoar Royksopp, tapi kebanyakan penonton seperti saya sudah keburu pulang karna sudah sangat puas menyaksikan L’alphalpha.

Bisa dibilang bahwa Super Youth 2: Tribute to Scandinavian Music sangat berkesan sekali. Semoga kedepannya acara-acara seperti ini tetap ada, dan bukan tidak mungkin suatu saat band-band asal Scandinavian yang mengisi acara ini.Hope!

Credit to RadioInMyHead, and The Photographer

Enjoy!

L’alphalpha in action!

Ditulis oleh irwan

April 12, 2010 pada 00:12

Ditulis dalam Music

Dikaitkatakan dengan ,

5 Tanggapan

Berlangganan komentar dengan RSS.

  1. sebenernya sih saya kurang begitu kenal sama musik skandinavia.. dari band2 dan musisi yang disebutin di atas saya cuma kenal sama The Cardigans, Saybia, Sondre Lerche, sama Roxette. tapi lagu2 mereka saya akui asik2.. :mrgreen:

    morishige

    April 12, 2010 pada 14:52

  2. mantab,bang iron!
    terimakasih kreditnya :malu:

    Idham

    April 22, 2010 pada 17:24

  3. Ajiyeee Idham….
    ini temen lo yaah!!!
    (salam kenal)

    Flyafter manteb dah.. (kecuali grupisnya) hehehe
    jangan lupa dateng ke Zuper Youth 3 (US-CANADA)
    di EMAX Kemang, kawan2!!! :)

    Deva_Mamen

    April 30, 2010 pada 13:50

  4. adakah acara ini di 2011?

    Djupriew

    Mei 1, 2011 pada 18:30

  5. mamen? itu bnrn ada yg US-CANADA?? ( gw mau lht yg Canada :( )
    ketinggalan info bgt yah gw. ada rekamannya gak?
    trims.

    Rookieonen

    Januari 6, 2012 pada 20:29


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.